CHAPTER
10
Communicating
Digital Content
Wired
and Wireless Networks and Devices
Media transmisi nirkabel
mengirim sinyal komunikasi melalui udara atau ruang. Banyak pengguna memilih
media transmisi nirkabel karena lebih nyaman daripada memasang kabel. Selain
kenyamanan, bisnis menggunakan media transmisi nirkabel di lokasi yang tidak mungkin
memasang kabel. Jenis media transmisi nirkabel yang digunakan di komunikasi
termasuk inframerah, siaran radio, radio seluler, gelombang mikro, dan satelit
komunikasi.
inframerah (IR) adalah media
transmisi nirkabel yang mengirimkan sinyal menggunakan gelombang cahaya
inframerah. Komputer dan perangkat seluler, seperti mouse, printer, dan ponsel
cerdas, mungkin memiliki port IrDA yang memungkinkan transfer data dari satu
perangkat ke perangkat lainnya menggunakan gelombang cahaya inframerah.
Broadcast adalah media transmisi
nirkabel yang mendistribusikan sinyal radio melalui udara jarak jauh, seperti
antara kota, wilayah, dan negara, dan jarak pendek, seperti di dalam kantor
atau rumah. Untuk transmisi radio, Anda memerlukan pemancar untuk mengirim
sinyal radio siaran dan penerima untuk menerimanya. Untuk menerima sinyal radio
siaran, penerima memiliki antena yang terletak di kisaran sinyal. Beberapa
jaringan menggunakan transceiver, yang mengirim dan menerima sinyal dari perangkat
nirkabel. Radio siaran lebih lambat dan lebih rentan terhadap kebisingan
daripada media transmisi fisik, tetapi memberikan fleksibilitas dan
portabilitas.
Radio seluler adalah bentuk radio
siaran yang digunakan secara luas untuk komunikasi seluler, khususnya modem
nirkabel dan telepon seluler. Ponsel menggunakan gelombang radio frekuensi
tinggi untuk mengirimkan suara dan pesan data digital. Karena hanya ada sedikit
frekuensi radio, penyedia layanan seluler menggunakan kembali frekuensi
sehingga mereka dapat mengakomodasi sejumlah besar pengguna. Beberapa pengguna
memasang amplifier atau booster untuk meningkatkan kekuatan sinyal.
Gelombang mikro adalah gelombang
radio yang menyediakan transmisi sinyal berkecepatan tinggi. Microwave transmisi,
sering disebut fixed wireless, melibatkan pengiriman sinyal dari satu stasiun
microwave ke yang lain. Stasiun microwave adalah piringan reflektif berbasis
bumi yang berisi antena, transceiver, dan peralatan lain yang diperlukan untuk
komunikasi gelombang mikro. Seperti halnya inframerah, gelombang mikro
menggunakan transmisi line-of-sight. Untuk menghindari kemungkinan penghalang,
seperti gedung atau gunung, stasiun gelombang mikro sering duduk di puncak
gedung, menara, atau gunung
Satelit komunikasi adalah stasiun
ruang angkasa yang menerima sinyal gelombang mikro dari
Stasiun berbasis art, menguatkan
(memperkuat) sinyal, dan menyiarkan sinyal kembali ke area yang luas ke
sejumlah stasiun berbasis bumi. Stasiun berbasis bumi ini sering merupakan
stasiun gelombang mikro. Perangkat lain, seperti ponsel cerdas dan penerima
GPS, juga dapat berfungsi sebagai stasiun berbasis bumi. Transmisi dari stasiun
berbasis bumi ke satelit adalah uplink. Transmisi dari satelit ke stasiun berbasis
bumi adalah downlink. Aplikasi seperti navigasi udara, siaran televisi dan
radio, ramalan cuaca, konferensi video, paging, GPS, dan koneksi Internet
menggunakan satelit komunikasi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar